320 Gamer Ikuti Turnamen Mobile Legends di Benteng Willem II Ungaran

320 Gamer Ikuti Turnamen Mobile Legends di Benteng Willem II Ungaran
ESPOS.ID - Pemenang turnamen E-Sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), berfoto bersama dengan Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy di Benteng Willem II, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (26/4/2026). (Istimewa)

Tangjungrimba.com, UNGARAN — Ratusan pemain gim atau gamer memadati Benteng Willem II, Ungaran, saat Polres Semarang menggelar turnamen E-Sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) pada Sabtu–Minggu (25–26/4/2026).

Sebanyak 320 peserta yang tergabung dalam 64 tim mengikuti ajang tersebut. Turnamen ini digelar sebagai wadah pembinaan sekaligus penguatan komunitas digital di Kabupaten Semarang.

Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama pertandingan. Selain memperebutkan total hadiah Rp11 juta, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize untuk menambah semarak kompetisi.

Turnamen dibuka langsung oleh Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy. Ia menegaskan bahwa e-sport bukan sekadar soal menang atau kalah.

Menurutnya, kompetisi tersebut juga menjadi ruang membangun komunikasi, memperkuat solidaritas, serta melatih kerja sama tim di kalangan generasi muda.

“E-sport adalah wadah kompetisi yang sehat untuk mengembangkan minat dan bakat generasi muda, sekaligus membentuk tim yang solid,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Kapolres juga mengingatkan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi era digital, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Para peserta diminta bijak memanfaatkan teknologi serta tetap waspada terhadap maraknya kejahatan siber.

“Komunitas e-sport diharapkan bisa menjadi agen edukasi, mampu memilah hal positif dan tidak mudah terpengaruh sisi negatif dunia digital,” tegasnya.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut dapat lahir komunitas e-sport yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi duta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah pesatnya perkembangan dunia digital.

Dari hasil pertandingan, tim RXM berhasil meraih juara pertama, disusul Renzhu Ayam di posisi kedua, Pasukan Senyap di peringkat ketiga, serta Pitik Ungaran di posisi keempat.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Semarang, Dody Prasetyo, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut.

Menurutnya, ajang ini menjadi langkah penting dalam pembinaan talenta e-sport lokal agar mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional.

“Ini langkah bagus untuk pembinaan atlet. Bahkan tadi disebut ada atlet asal Kabupaten Semarang yang tampil di ajang internasional di Malaysia,” ujarnya.

Leave a Reply