Tangjungrimba.com, SRAGEN — Para taruna-taruni dari Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat I Angkatan 60 Batalion Manggala Satya melakukan bakti sosial (baksos) dengan mengambil momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara. Baksos dilakukan dengan membagikan sembako kepada para warga lanjut usia (lansia) dan dhuafa di Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Sragen, Minggu (14/6/2026).
Baksos tersebut mengambil tema “Berbagi Kasih Membangun Rasa Empati dan Peduli untuk Kaum Lansia dan Dhuafa.” Para calon perwira Polri itu sengaja turun langsung ke tengah masyarakat membagikan paket sembako sekaligus menebarkan semangat kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter mereka.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kabag SDM Kompol Joko Widodo menerangkan kegiatan bakti sosial yang merupakan rangkaian Latihan Kerja (Latja) Taruna Akpol di Polres Sragen, sekaligus menyambut Hari Bhayangkara.
Jokowi, sapaan akrabnya, menyampaikan baksos taruna Akpol tak sekadar seremonial tetapi juga menjadi ruang pembelajaran nyata bagi para taruna untuk memahami kehidupan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Dia menerangkan paket sembako yang dibagikan berisi beras, telur, minyak goreng, sarden, mi instan, dan susu. Jokowi mengatakan paket sembako itu dibagikan langsung ke rumah-rumah para lansia dan dhuafa.
“Mereka menyerahkan bantuan sembari berbincang hangat, mendengarkan cerita kehidupan, serta memberikan perhatian kepada para lansia yang selama ini membutuhkan uluran tangan dan kepedulian,” jelas dia.
Jokowi mengatakan tema sengaja dipilih untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada para calon perwira Polri sejak dini. Melalui kegiatan berbagi ini, kata dia, para taruna diajak untuk membangun rasa empati dan kepedulian terhadap kaum lansia dan dhuafa.
Dia mengatakan para taruna belajar memahami kondisi masyarakat secara langsung sehingga nantinya mampu menjadi anggota Polri yang humanis, dekat dengan rakyat, dan peka terhadap persoalan sosial.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Polres Sragen, Kapolsek beserta anggota, perwira pendamping Akpol, serta perwakilan orang tua taruna yang menyaksikan langsung proses pembelajaran sosial para calon perwira Polri di lapangan.
Bagi para Taruna dan Taruni Akpol Batalyon Manggala Satya, pengalaman bertemu dan berinteraksi langsung dengan warga lansia serta kaum dhuafa menjadi pelajaran berharga yang tidak dapat diperoleh hanya melalui pendidikan di kelas.

Leave a Reply