Sambut Hari Kebaya, The Sunan Hotel Solo Gelar Fashion Show Elegance in Heritage

Sambut Hari Kebaya, The Sunan Hotel Solo Gelar Fashion Show Elegance in Heritage
Para model membawakan busana-busana koleksi Danar Hardi saat Fashion & Luncheon bertajuk Elegance in Heritage di Narendra Restaurant, The Sunan Hotel Solo, Kamis (23/7/2026). (Espos/Anik Sulistyawati)

Tangjungrimba.com, SOLO — Menyambut dan menyemerakkan Hari Kebaya Nasional yang diperingati setiap 24 Juli berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 19 Tahun 2023, The Sunan Hotel Solo bekerja sama dengan Batik Danar Hadi menggelar Fashion & Luncheon bertajuk Elegance in Heritage di Narendra Restaurant, The Sunan Hotel Solo, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, melainkan wujud komitmen berkelanjutan The Sunan Hotel Solo dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Nusantara, khususnya kebaya sebagai identitas perempuan Indonesia.

Dalam sambutannya, Strategic Advisor and Brand Director The Sunan Hotel Solo, Retno Wulandari, mengungkapkan komitmen hotel terhadap pelestarian kebaya telah dimulai jauh sebelum kebaya diusulkan sebagai warisan budaya ke UNESCO. Sejak 2019, The Sunan Hotel Solo menjalankan program Sunan Berkebaya yang mewajibkan seluruh karyawati dari berbagai divisi mengenakan kebaya setiap hari Kamis.

“Sejak 2019, Sunan Hotel Solo sudah mencanangkan program Sunan Berkebaya. Bahkan sebelum kebaya didaftarkan ke UNESCO, kami sudah memiliki semangat untuk mengusung kebaya. Setiap hari Kamis, seluruh karyawati dari semua bagian berkebaya dan itu masih konsisten dilakukan sampai hari ini,” ujar Retno.

Menurutnya, program tersebut mendapat respons positif dari para tamu yang terkesan dengan kuatnya nuansa budaya yang ditampilkan hotel sebagai bagian dari identitas Kota Solo.

Pada penyelenggaraan Fashion & Luncheon kali ini, The Sunan Hotel Solo menggandeng Batik Danar Hadi, salah satu jenama batik ternama asal Solo yang dikenal konsisten mengembangkan dan melestarikan budaya Nusantara.

Konsep Fashion & Luncheon telah dirintis The Sunan Hotel Solo sejak 2004 sebagai wadah apresiasi bagi para desainer lokal. Mengusung konsep table to table, para model memperagakan koleksi busana di antara meja-meja tamu sehingga pengunjung dapat menikmati detail rancangan dari jarak dekat sembari menikmati sajian kuliner khas Narendra Restaurant.

Menyambut dan memperingati Hari Kebaya Nasional yang diperingati setiap 24 Juli, The Sunan Hotel Solo bekerja sama dengan Batik Danar Hadi menggelar Fashion & Luncheon bertajuk Elegance in Heritage di Narendra Restaurant, The Sunan Hotel Solo, Kamis (23/7/2026). (Espos/Anik Sulistyawati)
Menyambut dan memperingati Hari Kebaya Nasional yang diperingati setiap 24 Juli, The Sunan Hotel Solo bekerja sama dengan Batik Danar Hadi menggelar Fashion & Luncheon bertajuk Elegance in Heritage di Narendra Restaurant, The Sunan Hotel Solo, Kamis (23/7/2026). (Espos/Anik Sulistyawati)

Peragaan busana dalam Kebaya & Batik Fashion Showcase disajikan dalam tiga rangkaian penampilan. Pada sesi pertama, para model menampilkan perpaduan elegan antara kebaya dan kain batik yang diperkaya dengan sentuhan bros eksklusif dari Najwa Accessories, menghadirkan kesan anggun dan mewah.

Sesi berikutnya menghadirkan koleksi Kebaya Encim berbahan katun Paris dengan motif bunga-bunga berwarna cerah yang dipadukan dengan selendang sutra bermotif batik khas Danar Hadi. Penampilan ini semakin istimewa karena diperagakan oleh sejumlah perempuan inspiratif Kota Solo yang tampil sebagai guest model, yakni Tika, Novi, Arta, dan Mety.

Adapun pada sesi penutup, para model memperagakan koleksi kebaya modern dengan sentuhan detail payet dan aplikasi bunga tekstil. Busana tersebut dipadukan dengan kain batik sutra serta selendang tenun ATBM berbahan thai silk dan satin silk, menciptakan tampilan yang elegan sekaligus merepresentasikan perkembangan kebaya yang tetap berakar pada tradisi.

Assistant Public Relations Manager The Sunan Hotel Solo, Tika Ratna, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang memadukan kuliner, mode, dan budaya dalam satu kesempatan.

“Melalui Fashion Luncheon Elegance in Heritage, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menikmati sajian kuliner, tetapi juga mengapresiasi keindahan kebaya dan batik sebagai warisan budaya Indonesia. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk semakin bangga mengenakan kebaya dan batik dalam berbagai kesempatan,” ujar Tika.

Acara yang turut dihadiri perwakilan Himpunan Ratna Busana (HRB), tokoh perempuan, penggiat budaya, serta para desainer Kota Solo tersebut ditutup dengan ajakan untuk terus menjaga dan melestarikan kebaya sebagai bagian dari identitas budaya bangsa yang diwariskan kepada generasi mendatang.

Leave a Reply