Tangjungrimba.com, SRAGEN — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen langsung meninjau lokasi atap ruang Kelas III SDN 3 Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, yang ambruk pada Senin (24/8/2026) dini hari. Disdikbud Sragen ternyata telah mengalokasikan anggaran Rp345 juta untuk rehabilitasi empat ruang kelas di sekolah tersebut melalui APBD 2026.
Kepala Disdikbud Sragen, Purwanti, mengatakan timnya telah meninjau lokasi ruang kelas yang ambruk pada Senin pagi. Dia menjelaskan SDN 3 Karanganyar sudah masuk dalam program prioritas rehabilitasi sekolah rusak pada APBD 2026.
Menurut dia, rencana anggaran biaya (RAB) untuk rehabilitasi empat ruang kelas tersebut telah selesai dibuat dan tinggal masuk tahap pelaksanaan pekerjaan.
“Jadi ruang kelas yang rusak tinggal pelaksanaan pembangunan. Mulai besok pagi [Selasa, 25/8/2026] sudah bisa dikerjakan. Alokasi anggarannya Rp345.112.323,” ujar Purwanti saat dihubungi Espos, Senin siang.
Peninjauan sekolah dilakukan Purwanti bersama Camat Sambungmacan Edy Purwanto.
Sekretaris Disdikbud Sragen, Sukisno, menyampaikan kerusakan berat terjadi pada satu ruang kelas. Namun, karena empat ruang kelas tersebut berada dalam satu rangkaian bangunan, rehabilitasi dilakukan sekaligus untuk empat ruang.
Dia menyebut sumber dana rehabilitasi berasal dari Dana Revitalisasi Sekolah 2026.
Rehabilitasi Empat Ruang Kelas
Camat Sambungmacan, Edy Purwanto, mengatakan atap yang ambruk hanya berada di satu ruang kelas. Ruang tersebut sebenarnya dijadwalkan mulai dibangun pada Rabu (26/8/2026).
“Ruang kelas yang rusak berat itu memang sejak Januari 2026 tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Tadi saya mengecek ke lokasi bersama dengan Kepala Disdikbud Sragen. Apalagi ambruknya waktu dinihari sehingga tidak ada korban jiwa,” jelas dia.
Sebelumnya, atap ruang Kelas III SDN 3 Karanganyar ambruk pada Senin sekitar pukul 03.00 WIB. Bangunan tersebut diketahui sudah mengalami kerusakan dan tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Leave a Reply