Tangjungrimba.com, BOYOLALI — Pasangan suami istri (pasutri) di Karangnongko RT 005/RW 002, Mojosongo, Boyolali, terpeleset masuk jurang sedalam sekitar 40 meter pada Selasa (25/8/2026). Keduanya selamat, tetapi mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Keduanya berhasil dievakuasi tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Boyolali dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa sore.
“Kronologi ketika Ibu Nasti Rahayu, 25 tahun, sekitar pukul 17.00 WIB membuang sampah di pekarangannya sendiri, belakang rumah yang mepet dengan jurang, lalu malah terpeleset ke jurang,” kata dia kepada Espos, Rabu (26/8/2026).
Sang suami yang melihat istrinya terpeleset kemudian berusaha berlari untuk menjangkau tangan sang istri. Namun, dia justru ikut terperosok ke dalam jurang.
“Ibu Nasti masih bisa berteriak untuk meminta bantuan warga. Untungnya, salah satu warga yang mendengar suara meminta tolong. Lalu, meminta tolong warga lain untuk bergotong royong mengangkat Bu Nasti,” jelas dia.
Nasti mengalami luka, tetapi masih bisa berjalan. Sementara itu, warga tidak dapat mengevakuasi sang suami, Taufik, 30. Warga kemudian meminta bantuan Damkar Boyolali untuk melakukan evakuasi.
Tim Damkar Boyolali melakukan evakuasi mulai pukul 17.30 WIB hingga 18.15 WIB. Setelah berhasil dievakuasi, pasutri tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit.
“Untuk Ibu Nasti mengalami syok, nyeri dada, dan luka. Bapak Taufik mengalami patah tulang tangan kiri. Semoga lekas sembuh dan kembali sehat,” kata dia.

Leave a Reply