Hendak Menumpang Truk, Pengamen Asal Solo Meninggal di Pungkruk Sragen

Hendak Menumpang Truk, Pengamen Asal Solo Meninggal di Pungkruk Sragen
Dua mobil ambulans dari PSC 119 Sukowati Sragen dan PMI Sragen datang ke lokasi kejadian lakalantas untuk evakuasi korban di Jalan Sragen-Solo, Jetak, Sidoharjo, Sragen, Rabu (21/10/2026) malam. (Istimewa/PSC 119 Sukowati)

Tangjungrimba.com, SRAGEN — Seorang pengamen asal Kepatihan, Kecamatan Jebres, Solo, meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jl. Sragen-Solo, Dukuh Sukomarto, Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 22.10 WIB. Korban terpeleset saat hendak menaiki bak truk tak dikenal di simpang tiga Pungkruk hingga terjatuh dan terlindas roda kendaraan tersebut.

Kapolres Sragen AKBP Heru Antariksa Cahya melalui Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen Ipda Zefanya Adian Permana mengatakan kecelakaan itu terjadi di depan Planet Ban, tepatnya di Jl. Sragen-Solo, Dukuh Sukomarto RT 004/RW 008, Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.

Zefanya menyampaikan identitas korban diketahui bernama Sugeng Riyanto, 52, warga Kepatihan Wetan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Jebres, Solo. Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit truk yang belum diketahui identitasnya. Setelah kejadian, truk itu meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).

“Korban mengalami pendarahan telinga, leher patah tertutup, tulang rusuk patah, dan luka-luka serius lainnya sehingga meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Zefanya atas izin Kasatlantas Polres Sragen AKP Yosra Meidicta Mandung, Kamis (22/10/2026).

Zefanya menjelaskan kecelakaan bermula saat truk tak dikenal melaju dari arah utara ke selatan dan mendekati simpang tiga Pungkruk. Saat itu, lampu lalu lintas menyala merah sehingga truk berhenti.

Pada saat bersamaan, korban yang berjalan kaki di bahu jalan sebelah timur mendekati truk tersebut untuk menumpang. Korban kemudian berusaha menaiki bak truk dari bagian belakang.

Namun, ketika korban hendak naik, lampu lalu lintas berubah hijau sehingga truk kembali melaju.

“Truk tak dikenal melaju, sedangkan korban yang hendak naik ke bak truk terpeleset sehingga terjatuh dan sempat terseret, kemudian terlindas ban truk sebelah kiri. Lalu truk tak dikenal itu meninggalkan TKP sehingga terjadi lakalantas,” jelas dia.

Dievakuasi ke RSUD Sragen

Terpisah, Ketua PSC 119 Sukowati Sragen Udayanti Proborini melalui Sekretaris PSC 119 Sukowati, Nengah Adnyana Oka Manuaba, mengatakan pihaknya menerima informasi kecelakaan di Pungkruk dari petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen.

Setelah menerima informasi tersebut, PSC 119 Sukowati langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Sidoharjo untuk menindaklanjuti kejadian itu.

“Petugas Puskesmas menginformasikan korban meninggal dunia dan membutuhkan bantuan evakuasi. Kami kemudian berkoordinasi dengan PMI Sragen untuk bersama datang ke lokasi. Kemudian korban dievakuasi menggunakan ambulans PMI Sragen menuju Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Oka, sapaannya.

Leave a Reply