Tangjungrimba.com, BOYOLALI — Bupati Boyolali, Agus Irawan, menyerahkan secara simbolis seragam dan LKS gratis kepada siswa di dua sekolah pada Jumat (28/8/2026). Seragam dan LKS gratis untuk siswa yang dibiayai APBD 2026 tersebut akan dibagikan bertahap dan ditarget kelar pada September 2026.
Bupati Agus bersama rombongan tiba terlebih dulu di SDN 1 Siswodipuran sekitar pukul 09.00 WIB. Ia langsung menyerahkan seragam jadi kepada siswa baru kelas I SDN 1 Siswodipuran Boyolali.
Agus juga terlihat memakaikan seragam baru kepada salah satu siswa. Setelah selesai, Agus Irawan bergegas menuju SMPN 2 Boyolali dan menyerahkan seragam dan LKS gratis di aula setempat.
Agus mengatakan pemberian seragam dan LKS gratis untuk siswa baru kelas I SD dan VII SMP negeri dan swasta adalah program unggulannya. Pada tahap pertama, Agus mengungkap pemberian seragam dan LKS gratis tersebut diserahkan di dua kecamatan yaitu Kecamatan Boyolali dan Mojosongo.
Terdiri dari 1.647 paket seragam jadi dan LKS untuk siswa kelas I SD di dua kecamatan itu dan 2.210 paket kain seragam dan LKS untuk siswa kelas VII SMP.
”Untuk wali murid siswa baru kelas I SD dan VII SMP, mohon bersabar untuk tidak membeli seragam baru dulu. Ini berproses, mungkin tahap II dan III segera menyusul. Bersabar sedikit, semoga prosesnya segera selesai dan bisa kami bagikan seluruh kecamatan di Boyolali,” kata dia kepada wartawan.
Agus menargetkan distribusi seragam dan LKS gratis ke seluruh SD dan SMP dilaksanakan paling lambat September walaupun nilai kontrak berakhir pada Oktober 2026. Ia mengatakan seragam dan LKS gratis akan diberikan kepada 20.609 murid baru kelas I SD dan VII SMP baik negeri-swasta. Terdiri dari 10.060 murid kelas I SD dan 10.549 murid kelas VII SMP.
Anggaran Pengadaan Seragam
Siswa kelas I SD mendapatkan tiga setel seragam jadi yaitu OSIS, Pramuka, batik, serta delapan LKS dengan nilai paket Rp502.000 untuk masing-masing siswa. Lalu, untuk siswa SMP mendapatkan tiga setel kain seragam untuk OSIS, Pramuka, batik, dan 11 buku LKS dengan nilai paket Rp541.600 untuk masing-masing siswa.
Ia menyampaikan bagi siswa SD yang mendapatkan seragam jadi akan tetapi terlalu besar atau terlalu kecil, diberikan kesempatan untuk menukar seragamnya dalam kurun waktu satu pekan. Penyerapan anggaran pengadaan seragam dan LKS gratis untuk jenjang SD Rp5 miliar dan SMP Rp5,7 miliar.
“Kami berharap pemberian seragam dan LKS gratis tersebut menjadi semangat anak-anak untuk terus belajar dan sedikit banyak bisa meringankan beban wali murid,” kata dia. Bupati Agus mengatakan untuk tahun berikutnya masih mencoba untuk dianggarkan dengan melihat kekuatan anggaran.
”Tahun ini baru SD dan swasta, insyaallah akan kami hitung juga sekolah di bawah Kemenag. Kami juga minta masukan dari dewan [DPRD], kalau disetujui insyaallah akan kami adakan semuanya agar merata dan manfaatnya bisa dirasakan warga Boyolali,” kata dia.
Selain Bupati Boyolali Agus Irawan yang membagikan seragam ke SDN 1 Siswodipuran dan SMPN 2 Boyolali Kecamatan Boyolali, Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana membagikan ke SDN 1 Kemiri dan SMPN 2 Mojosongo Kecamatan Mojosongo.
Lalu, Komisi IV DPRD Boyolali menyerahkan seragam dan LKS gratis ke SDN 2 Kragilan dan SMPN 3 Mojosongo Kecamatan Mojosongo. Sementara itu, salah satu siswa kelas VII E SMPN 2 Boyolali, Mahikaqil Asyfa P, mengaku senang dengan adanya seragam baru dan LKS yang diterima.
”Senang karena bisa meringankan beban orang tua. Selama ini masih pakai seragam SD. Sekarang sudah bisa pakai LKS juga belajarnya, kemarin pakai paket. Semoga ini menambah semangat kami dalam belajar,” kata dia.

Leave a Reply